Tari's posts with tag: kehidupan
 | Category: | Books | | Genre: | History | | Author: | Habbiburahman El Shirazy |
Pertama lihat judulnya yang terbayang hanya sebuah novel cinta karya Kang Abik,... melihat tipisnya buku itu,.. saya makin penasaran dengan buku itu,... soalnya setau saya sebagai pengagum tulisan beliau, biasanya karya beliau kan semua buku novel dengan ketebalan minimal 3cm,..
Langsung dilahap habis weekend kemarin,...karena buku itu ternyata berisi berbagai kisah yang mengandung banyak hikmah didalam kehidupan sehari-hari,... Tak cukup hanya cinta antara laki-laki dan perempuan seperti yang biasa kita temui dalam novel cinta,... didalamnya kita diajak untuk kembali ke dalam masa islam jaman dahulu,.. semua masih sederhana tapi sarat dengan hikmah,..
Cinta, memang tidak terbatas hanya antara pria dan wanita,... cinta indah karuniaNya tak hanya berhenti sesempit itu,.. sebagai sesama umatNya kita diwajibkan untuk saling menyayangi,.. Akan menjadi sempitlah pandangan kita kalau menafsirkan bahwa cinta itu terbatas pada romantikan pria dan wanita. Dengan membaca buku ini membuat saya semakin menyadari,... bahwa mencintai sesama ternyata dapat berbuah surga,.... Amin. (Nn) 
"jauh dilubuk hatiku... masih terukir namamu... jauh dilubuk hatiku... engkau... masih kekasihku..."
Itu potongan lagu Naff yang belakangan sering terdengar.... Terus terang kalo istilah jawanya... saya tidak 'dong' dengan maknanya.... :) Soalnya sejauh yang saya pahami.... tidak mungkin seseorang bisa menjalani suatu pernikahan dengan perasan seperti kutipan lagu tadi... Ternyata belakangan saya ditemukan dalam suatu kenyataan bahwa hal seperti tadi memang ada dan terjadi dalam kehidupan yang nyata... Bahkan mungkin sudah menjadi suatu hal yang di'halal'kan oleh sebagian orang...
Kenyataannya didalam beberapa pernikahan.... ada yang sanggup untuk menyimpan 'nama lain' lengkap dengan perasaan dan kenangan yang mendalam untuk seseorang yang bukan pasangan hidup yang dipilihkan Allah untuk dirinya.... Masya Allah. Sungguh semua diluar nalar untuk menganalisanya.... Ingatan tentang kejadian yang sudah lalu..pastilah masih ada... semua manusia diberikan kemampuan untuk menyimpan data didalam otaknya, tapi sampai mengukir nama seseorang dan menganggapnya sebagai seorang kekasih yang selalu berada didalam hati.... benar-benar tak sanggup untuk memikirkannya apalagi melakukannya... Naudzubillah.
Tapi harus diakui bahwa perasaan seseorang adalah hak mutlak orang itu sendiri... Seperti apapun kita berusaha mengubah perasaan seseorang... tidak akan pernah bisa kita mengubahnya selama orang itu tidak menginginkannya... what a feeling.... :) Ternyata memang perasaan seseorang terkadang tidak dapat dimengerti oleh orang lain... dan saya memilih untuk mengembalikan ketidaksanggupan untuk mencerna potongan lagu Naff diatas kepadaNya... karena Allah Maha Pemilik... semua perasan manusia adalah milikNya... Allah lah yang lebih tahu dari umatNya... mana perasaan yang diizinkan untuk tetap disimpan dan mana yang tidak... Termasuk apabila sebenarnya Allah tidak mengizinkan untuk menyimpan suatu perasaan yang tidak halal juga tidak mendapat ridlaNya untuk tetap berada didalam hati umatNya... tapi terkadang umatNya begitu yakin bahwa perasaan yang jelas tidak halal itu adalah anugrahNya dan diizinkanNya untuk disimpan... Padahal sesuatu yang tidak halal...tidak akan pernah mendapat izin Allah untuk dilakukan oleh umatNya.... Cepat atau lambat maka Allah akan menghilangkan perasaan itu, walaupun sang pemilik perasaan ingin selalu menyimpannya.... sehingga tanpa disadari umatNya... maka perasaan yang tidak halal dan tidak diridlaiNya itu akan pergi dan hilang dengan sendirinya... tanpa menyakiti dirinya ataupun dia menyadari bahwa perasaan itu telah hilang..... Wallahualam. (Nn)
Keinginan...terkadang membatasi apa yang sebenarnya perlu dilakukan.... Seharusnya lebih baik kita kerjakan dulu apa yang harus dilakukan... baru habis itu kerjakan yang kita inginkan... Idealnya...dahulukan kewajiban baru hak.... Jangan salah sangka dulu lho... ini bicara hak dan kewajiban antar manusia... bukan hak dan kewajiban dengan Maha Pencipta... Kalau bicara yang itu...tidak bisa dibantah lagi.... yang wajib dulu HARUS dikerjakan... soal hak... wah... Subhanallah... tak bisa dihitung kenikmatan yang Dia berikan untuk kita... jadi janganlah kita menuntut hak kita lagi dariNya... karena semua sudah diberikanNya kepada kita dengan kasih sayangNya...
Terus enaknya kita ngapain dong...supaya keinginan kita bisa terpenuhi tapi kewajiban tetap nomor satu dilakukan.... Sebenarnya tergantung juga pada keinginannya... yang pasti memaksakan keinginan kita pada orang lain... itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dilakukan... Apalagi memaksakan perasaan seseorang... ada yang pernah nyoba memaksakan perasaan kita ke seseorang...? Berhasil...? Mungkin jawabannya kadang berhasil dan kadang juga tidak kan... Kalau berhasil tapi maksa... enak tidak dijalaninnya....? Pasti tidak enak banget tuh... ada rasa tidak ikhlas untuk kedua pihak dalam menjalankannya... buntutnya malahan jadi apapun yang dikerjakan jadi ga enak... jadi serba salah gitu loh... Yang enak untuk dijalanin tuh...kalau kedua belah pihak ikhlas supaya enak untuk semuanya dan dikerjakannya juga dengan senyum ikhlas....
Lebih baik kita coba berdamai dengan keadaan... dan bicarakan dengan baik setiap kendala yang terjadi antara kedua pihak yang bersangkutan. Apa yang menjadi keinginan masing-masing... dan juga apa yang seharusnya dikerjakan terlebih dahulu sebelum menuntut haknya... sudah berhak atau belum kita menuntut keinginan kita dikabulkan... atau malah keinginan kita tidak dikabulkan oleh orang lain karena ada kewajiban yang belum kita laksanakan... Semua kembali kepada masing-masing orang dan masalah yang dihadapinya... Apabila sudah berusaha maksimal... dan tetap aja nyangkut ditengah masalahnya... berarti sudah diluar kapasitas kita untuk menyelesaikannya.... Kembalikanlah semua permasalahan didalam do'a kita kepadaNya... agar kita dimudahkan dan diberi penyelesaian dalam melalui semua cobaanNya yang terkadang terasa diluar batas kemampuan kita... Ada yang harus selalu kita ingat... bahwa Allah tidak akan memberikan suatu masalah tanpa penyelesaian... hanya terkadang manusianya yang lupa dan tidak menyempatkan diri untuk bertanya kepada Yang Maha Tahu.. (Nn)
Terkadang begitu ingin kita mengenal seseorang...sampai lupa untuk mengenali diri kita sendiri... Kenapa ya sering menjadi seperti itu...? Padahal lebih baik kita mengenal diri kita sendiri dulu baru sesudahnya kita mengenal orang lain.... Mengenal orang lain menjadi lebih menarik karena menimbulkan rasa penasaran didalam diri kita... itu yang membuat mengenal diri sendiri menjadi suatu hal yang kurang menarik... bagaimana mau penasaran sedangkan kita berurusan dengan diri kita setiap saat.... Kira-kira apa sih yang harus kita perbuat supaya kita lebih mudah untuk mengenali diri sendiri... Bisa dimulai dengan menyediakan banyak waktu untuk menyimak diri kita... tentang ...,yang sudah dilakukan,...yang sedang dilakukan,.... dan yang akan dilakukan,....
Bila kita berada pada pernyataan yang pertama...yaitu 'yang sudah dilakukan'..., maka otomatis kita akan kembali untuk melihat apa yang sudah terjadi... nah ini berguna untuk media kita memperbaiki diri atas kesalahan dan kekhilafan yang mungkin sudah kita perbuat... yang dapat digunakan untuk menjadi pelajaran supaya kesalahan tersebut tidak kita ulangi diwaktu yang akan datang... Lanjut ke...'yang sedang dilakukan'... kalau ini bisa memudahkan kita untuk mengetahui apa yang kita perlukan untuk menjalani kehidupan sehari-hari... sehingga kita dapat lebih mudah mencukupi apa yang dibutuhkan diri kita setiap harinya. Untuk yang ketiga....tentang 'yang akan dilakukan'.... akan sedikit memaksa diri kita untuk memikirkan masa depan... sehingga kita memiliki cita-cita dan harapan hidup... apalah artinya kehidupan yang kita jalani tanpa memiliki suatu tujuan dan harapan kan....
Tidak sulit untuk mengenali diri kita sendiri... Itulah perlunya kita lebih baik mengenali diri sendiri dulu.... sebelum kita repot-repot mengenal orang lain.... sebab orang yang ingin kita kenali belum tentu mau untuk kita kenali lebih dalam.... malah bisa jadi kita akan mengganggu privasinya... Selain itu dengan belajar mengenali diri kita sendiri... membuat kita akan lebih menghargai diri kita sebagai ciptaanNya yang sempurna... sehingga kita akan selalu teringat untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan olehNya kepada kita masing-masing..... (Nn)
Sekitar dua minggu lalu... saya membaca reply di site saya..."Cinta itu tidak harus memiliki Mbak...". Kalimat yang pendek tapi cukup membuat kepala saya untuk memikirkannya lebih lanjut... Kenapa orang selalu bicara bahwa cinta itu tidak harus memiliki....Padahal dalam konsep saya dalam mencintai yaitu... "Mencintai itu harus memiliki..." kenapa hal itu yang berlaku untuk saya...?
Dimulai dengan rasa cinta itu sendiri (check my blog with title "Apa sih artinya cinta...?"), untuk saya cinta adalah suatu anugrah dari Allah yang sangat indah dan hadir setelah pernikahan yang diridlaiNya... Trus gimana dong...kok bisa cinta itu harus memiliki sih... Karena rasa memiliki yang ada didalam cintalah yang dapat membedakan cinta dengan perasaan yang lainnya... Sedangkan untuk memiliki sesuatu yang kita cintai maka kita harus mengembalikannya lagi kepada Maha Pemilik...artinya...jika kita ingin memiliki...cobalah untuk meminta izin terlebih dahulu kepada Sang Maha Pemilik, Allah. Memiliki hati apalagi raga seseorang...tidak akan menjadi indah apabila tidak diizinkan olehNya...karena semua adalah milikNya...
Cinta harus memiliki...., kalau tidak bisa memiliki sesuatu yang kita cintai... berhentilah untuk mencintai... karena itu berarti Allah tidak meridlai perasaan yang kita miliki... dan berarti perasaan itu bukan cinta... perasaan tanpa rasa ingin memiliki yang kerap kita kira 'love' itu adalah kasih sayang yang indah antar manusia satu dengan yang lainnya. Sementara cinta...haruslah dengan rasa ingin memiliki...sebab rasa memiliki lah yang membedakan cinta dengan kasih sayang.
"Apakah kita menikah dengan orang yang kita cintai dan ingin kita miliki....?"
Pernahkah kita menanyakan hal itu didalam diri kita...? Saya berharap kita semua menikah dengan seseorang yang kita cintai... Tapi apabila jawabannya kita tidak menikah dengan orang yang kita cintai dan ingin kita miliki... maka mulailah untuk mencintai apa yang sudah kita miliki dan mensyukuri apa yang telah ada... karena didalam pernikahan pasti ada cinta indah dariNya lengkap dengan rasa ingin memiliki... hanya mungkin terkadang kita lupa untuk menyiramnya supaya cinta itu tetap menyejukkan hati seperti sesaat setelah akad nikah dilaksanakan... dimana semua mimpi sedang kita susun dengan indahnya...
Pernikahan tidak selalu dijalani dengan senyum dan kebahagiaan.... ada sedih dan air mata didalamnya... yang terkadang tidak diketahui oleh banyak orang... Selama kita yakin bahwa kita menjalani pernikahan dengan orang yang kita cintai dan diridlai Allah... maka pertahankanlah pernikahan itu... karena disitulah inti dari Cinta Harus Memiliki... karena cinta yang ada didalam pernikahan adalah cinta yang diridlai Allah, dan Dia selalu mengizinkan kita untuk berada didalam keindahannya untuk memiliki seseorang yang kita cintai. Tapi apabila kita tidak yakin bahwa kita menikah dengan orang yang kita cintai... maka memohonlah kepadaNya untuk selalu memberikan rasa cinta yang indah dariNya untuk pasangan hidup kita... Karena.. boleh jadi kita tidak menyukai pasangan hidup yang Allah pilihkan untuk kita atau malahan kita merasa tidak mencintai pasangan hidup kita... tetapi yakinlah bahwa selalu ada kebaikan didalam semua perjalanan hidup yang diberikanNya untuk kita... terlebih didalam suatu pernikahan yang merupakan anugrahNya yang terindah...dan satu-satunya media yang dihalalkan olehNya untuk kita memiliki jiwa dan raga seseorang yang kita cintai.... sehingga sebagai pelaku anugrahNya... kita diharuskan untuk menemukan kebaikan tersebut dijalanNya...
Jangan dulu menyerah dalam suatu pernikahan yang diridlaiNya... bertahanlah sekuat tenaga untuk menjalani pernikahan yang diberikan olehNya... kembalikanlah semua permasalahan yang ada didalam suatu pernikahan kepadaNya... biarlah Dia yang memutuskan apa yang terbaik untuk pernikahan kita.. karena kita hanya ditugaskan untuk menjalani amanah pernikahan dariNya dengan sebaik-baiknya... dan janganlah kita menjalani pernikahan dengan sisa cinta... Itulah yang membuat timbulnya perasaan... cinta tidak harus memiliki.... sedangkan cinta haruslah memiliki.... Berhentilah untuk mencintai apabila kita tidak yakin dapat memilikinya.... karena cinta itu indah... dan halal untuk dimiliki apabila Allah meridlaiNya.. Semoga kita selalu diridlaiNya untuk mencintai pasangan hidup kita... Amin3x. (Nn)
Mencintai seseorang,....bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.... Tapi tidak cukup hanya cinta didalam suatu pernikahan,... "emangnya mau makan cinta,...?" begitu kata orang ya,...hehehe. Tapi cinta itu perlu sekali lho didalam pernikahan,.... Cinta membuat pernikahan menjadi berwarna dan berarti...
Wajah yang mententramkan hati,...senyum yang membuat hati nyaman,....dan suara yang menimbulkan kerinduan apabila lama tak mendengar,... Rasa tenang yang timbul apabila berada didekatnya,...hanya mengetahui dimana keberadaannya saja sudah membuat kita nyaman,.... Mencintai seseorang biasanya dimulai dengan rasa ingin membahagiakan orang yang kita cintai,.... berkorban untuknya,..... memaafkan semua kesalahannya dan menerima kelebihan plus kekurangannya,....
Menikah tanpa cinta adalah hal sangat tidak mungkin kita lakukan,.... Cinta yang sesungguhnya dan diridlai Allah adalah cinta yang sangat indah yang tercipta hanya sesudah pernikahan,...... Hal yang paling penting dari semuanya tentang cinta yaitu.... Cinta adalah pengorbanan... karena didalam cinta kita mampu untuk mengorbankan semua kepentingan dan keinginan kita untuk orang yang kita cintai,.... Mencintai dengan tulus ikhlas karena Allah,...membuat semua pengorbanan yang kita lakukan dapat dilalui dengan senyum,....selama kita melihat orang yang kita cintai selalu tersenyum bahagia,.... Apabila kita sudah mampu berkorban untuk seseorang,...insya Allah berarti kita sudah mencintainya tulus dengan segenap perasaan kita...dan hanya berharap cinta tulus kita mendapat ridla dari Nya....
Semoga Allah selalu menciptakan cinta indah yang diridlaiNya dihati kita semua untuk pasangan dan keluarga kita masing-masing,.... Amin3x Ya Rabbal Al Amin. (Nn)
Kehidupan adalah suatu jalan yang harus dilalui oleh kita sebagi 'pemain utama' masing-masing peran. Kadang-kadang peran kita tidak sesuai dengan yang kita inginkan....tapi tetap saja harus dijalankan...karena...itu adalah ketentuan dari Allah, Maha Pemilik Segalanya. Terus...enaknya gimana cara menyikapi semua hal yang berjalan tidak sesuai dengan keinginan kita...? Pernah tidak kita ingin lari dari semua hal yang sangat berbeda hasilnya dengan keinginan kita....? Berbuat baik dalam pandangan kita....kenapa sih tidak selalu sama tujuannya dengan orang lain...? Pertanyaan itu memang kerap mengganggu kehidupan kita...terlebih bila kita merasa tersudut dalam suatu hal yang membuat kita memiliki perasaan 'tidak berguna'.... Tapi biar bagaimanapun...kita harus bisa berdiri tegak lagi menatap kedepan untuk sesuatu yang lebih baik lagi daripada semua pertanyaan tadi... Apabila kita 'nyangkut' disatu masalah....kita coba cari jalan lain yang masalahnya bisa diminimalisir...(menurut kita lho...). Dan yang paling penting....cobalah untuk memulai hal yang baru...yang terkadang adalah suatu hal yang tidak ada didalam pikiran kita sebelumnya... Karena sesuatu yang baik menurut kita...belum tentu baik untuk kita menurut Allah SWT. Tetapi...sesuatu yang menurut Allah baik untuk kita...pasti merupakan hal yang terbaik untuk kita... (Nn)
| |